Ambon, Maluku.News – Pengamat Politik Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti), Amir Kotarumolas menyatakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Aziz Hentihu didominasi wajah anak muda merupakan langkah berani.
“Bagi saya, keputusan pimpinan PPP Maluku cukup berani melakukan reformasi pada stuktural partai,” ujarnya di Ambon, Rabu (22/09/2021).
Amir katakan, PPP sendiri merupakan partai dengan azas keagamaan yang kuat, sehingga segmentasinya pun berdasarkan pada pembangunan berbasis agama.
“Ada dua model partai Islam. Yang satu haluannya pembangunan religi (development relegion) yang satu itu sosialis relegion. Cara masuk pada segementasi pun berbeda. Kalau PPP masuknya kanan,” ungkapnya.
Amir menandaskan, keputusan mereformasi pengurus yang didominasi anak muda, apakah resistensi dengan basis tradisional atau tidak.
“PPP memiliki akar politik tradisional yang sangat menyejarah. Nah, keputusan mereformasi pengurus yang didominasi anak muda, apakah resistensi dengan basis tradisional atau tidak,” bebernya.
Amir menambahkan, selain stuktur PPP dipenuhi wajah muda, power politik personaliti sangat penting untuk mendongkrak elektoral partai menuju kontestasi politik 2024.
“Orang-orang yang mengisi stuktur inti partai harus memiliki basis yang kuat, dan juga adalah tokoh dalam masyarakat yang mampu menggerakkan kebijakan partai sampai pada akar rumput,” pungkasnya.




