Ambon, MALUKU.News – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku Masa Bhakti 2022-2025 dilantik Ketua Umum Prngurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Mohammad Adib Khumaidi, SpOT.
Raker pengurus IDI dihadiri oleh Anggota Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, DPP IDI Wilayah Maluku dr. M. Saleh Tualeka, Kadis Kesehatan Provinsi Maluku dr. Zulkarnain, Pengurus Wilayah IDI Provinsi Maluku, Panitia Pelaksana Raker IDI dan tamu undanga lainnya.
Pelantikan berlangsung di Lantai Dua Swis Bell Hotel Ambon, Sabtu (24/09/2022).
Raker pengurus IDI dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Barnabas Orno.
Dalam sambutannya mengatakan, permasalahan pembnagunan bidang kesehatan di Provinsi Maluku sangatlah kompleks, mencermati tipologi wilayah kepulauan Maluku dimana, akses transportasi, komunikasi dan informasi yang sangat terbatas menyebabkan pelayanan kesehatan belum dapat menjangkau seluruh masyarakat.
Wagub juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus IDI Wilayah Maluku Masa Bhakti 2022-2025. Pelantikan ini tentunya menjadi momentum strategis, untuk meningkatkan peran serta IDI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku.
“Sebagai organisasi yang menghimpun para dokter, maka pengurus IDI Wilayah Maluku diharapkan dapat menjadi mitra kerja strategis Pemeritah Daerah Provinsi Maluku” .
Ditempat yang sama Ketua IDI Wilayah Maluku dr. M. Saleh Tualeka mengatakan, organisasi profesi IDI akan selalu menjadi mitra pemerintah daerah, baik ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dan siap bersinergi dan berkontribusi dalam upaya menata arah kebijakan pembangunan dan pelayanan kesehatan bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
Tualeka berharap, akan dirumuskan berbagai program kerja kepengurusan yang tetap mengacu kepada arah kabijakan, sehingga ada keselarasa dalam melakukan program kerja pengurus besar IDI.
“Sehingga dalam melakukan program kerja tentunya berdampak bagi penyediaan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas, bagi masyarakat serta peningkatan kesejahteraan para dokter dalam tugas pengabdian kemanusiaan, “pungkas Tualeka.




