Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku, Drs. Murad Ismail meminta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Maluku untuk memberikan konstribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan dan keumatan.
Turut hadir dalam kegiatan LDII yakni Forkopimda Maluku, Pimpinan Pusat Kriswanto Santo, Msi, Pimpinan Wilayah LDII Provinsi Maluku beserta jajaran pengurus lainnya, seluruh kader dan keluarga besar LDII Provinsi Maluku, beserta hadirin dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Maluku Murad Ismail yang di wakili oleh Staf Ahli Gubernur Maluku, Mustafa Sangadji pada acara pembukaan Musda VII LDII Maluku di lantai 4 Green Avira Hotel Ambon, Sabtu (24/09/2022).
“Dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada LDII Provinsi Maluku, yang senantiasa mendukung upaya langkah Pemerintah Daerah Maluku. Dalam peningkatan sumberdaya dalam mewujudkan manusia (SDM) yang profesional religius berdaya saing untuk kesejahteraan masyarakat”.
Gubernur katakan, bahwa musyawarah yang saat ini dilaksakan bukan hanya sebagai wahana memilih pimpinan baru sebagai bentuk regenaris. Untuk melakukan konsolidasi dan memantapkan program-program kerja strategis, guna mendukung eksistensi LDII dalam memebela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara.
Menurutnya, sebagai organisasi dakwah islam, LDII akan terus diharapkan untuk memberi kontribusi yang nyata, dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan baik dibidang dakwah dan pemerintah.
Dirinya juga mengharapkan, dukungan dan kerjasama, LDII dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Maluku yang semakin kompleks dan dinamis, khusunya terkait persoalan keumatan.
Musda tersebut diikuti oleh 150 peserta dari enam kabupaten/kota, antara lain Kota Ambon, kabupaten Buru, Malteng, SBT, SBB dan Kota Tual.
“Pemerintah Maluku senantiasa mengharapkan dukungan dan kerjasama LDII Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Maluku yang semakin kompleks ini,”pungkas Sangaji.




