BerandaParlementariaKomisi III DPRD Maluku Desak KM Bahtera Nusantara 02 Kembali Beroperasi

Komisi III DPRD Maluku Desak KM Bahtera Nusantara 02 Kembali Beroperasi

Ambon, Maluku.news – Komisi III DPRD Maluku mendesak manajemen Perusahaan Daerah Panca Karya (PD PK) segera menyelesaikan perbaikan Kapal Motor (KM) Bahtera Nusantara 02 agar kembali melayani masyarakat.

Kapal tersebut berhenti beroperasi sejak mengalami kerusakan mesin pada Desember 2025. Berdasarkan hasil rapat kerja Komisi III bersama Dewan Pengawas dan manajemen PD Panca Karya, kapal ditargetkan kembali beroperasi pada pertengahan Agustus 2026.

Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, mengatakan pihaknya telah memperoleh penjelasan dari Dewan Pengawas dan manajemen PD Panca Karya mengenai perkembangan proses perbaikan kapal.

“Kami telah mendengarkan penjelasan dewan pengawas bersama manajemen PD PK dalam rapat kerja bersama komisi yang menyatakan mesin kapal yang baru segera tiba sehingga dapat dilakukan perbaikan agar kapal itu bisa beroperasi kembali,” kata Alhidayat, Minggu (26/7/2026).

Ia menjelaskan, mesin pengganti KM Bahtera Nusantara 02 sedang dalam proses pengiriman dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Ambon. Setelah mesin tiba, perbaikan kapal akan segera dilakukan dengan target penyelesaian sebelum pertengahan Agustus 2026.

Jika proses perbaikan berjalan sesuai rencana, kapal tersebut diharapkan kembali melayani rute Ambon–Banda–Tual yang selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat antarpulau.

KM Bahtera Nusantara 02 sebelumnya mengalami gangguan mesin saat melayani angkutan mudik pada Desember 2025. Gangguan terjadi di sekitar Tanjung Alang ketika kapal berada dalam perjalanan dari Ambon menuju Banda dan Tual.

Akibat kerusakan tersebut, kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran dan harus ditarik menggunakan kapal tugboat hingga kembali ke wilayah perairan Teluk Ambon.

Alhidayat menilai pengoperasian kembali KM Bahtera Nusantara 02 penting untuk mendukung konektivitas antarpulau di Maluku. Selain melayani mobilitas masyarakat, keberadaan kapal tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, Kepulauan Banda merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Maluku yang memiliki potensi sejarah dan budaya serta menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Pulau Banda merupakan pusat wisata sejarah dan budaya yang selalu diinginkan turis mancanegara maupun domestik. Kalau rute pelayaran Ambon–Banda berjalan lancar dan dilayani KM Bahtera Nusantara, tentunya sangat mendukung program pengembangan pariwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, target pengoperasian kembali KM Bahtera Nusantara 02 pada pertengahan Agustus 2026 merupakan salah satu kesimpulan utama dalam rapat kerja Komisi III bersama Dewan Pengawas dan Direksi PD Panca Karya.

Komisi III, kata Alhidayat, akan terus mengawal proses perbaikan hingga kapal benar-benar dapat kembali melayani masyarakat.

Selain KM Bahtera Nusantara 02, DPRD Maluku juga mendorong PD Panca Karya segera mengaktifkan armada lainnya yang masih belum beroperasi pada sejumlah jalur pelayaran.

Menurutnya, keberadaan armada yang memadai sangat dibutuhkan mengingat karakteristik geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan mobilitas masyarakat yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Kami akan turut mengawal proses perbaikan hingga seluruh armada PD Panca Karya yang selama ini tidak beroperasi dapat kembali melayani masyarakat, terutama pada rute-rute pelayaran yang menjadi kebutuhan utama warga di Maluku,” kata Alhidayat.

Komisi III berharap target pengoperasian kembali KM Bahtera Nusantara 02 dapat direalisasikan tepat waktu sehingga pelayanan transportasi laut bagi masyarakat kembali normal dan konektivitas antarpulau semakin baik.

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments