BerandaHeadlineEko and The Rua Lego Lagu "Mantan Toxic"

Eko and The Rua Lego Lagu “Mantan Toxic”

eko1
Ambon, Maluku.news
– Penyair Eko Saputra petik ukulele, penyanyi Marissa Mauren Pattiwaelapia (Ica) juga petik ukulele. Penyanyi lain Filia Pattinasaranny (Pia) main gitar. Trio bernama Eko and The Rua itu meluncurkan tembang pertama mereka berjudul “Mantan Toxic”.

Acara premiere “Mantan Toxic” diberi tajuk Lego Lagu digelar di Kafe Bahasa Basudara, Ambon, Selasa (13/5). Dua penyair Maluku Rudi Fofid dan Dino Umahuk dihadirkan untuk acara membahas “sastra dan musik” mendahului peluncuran video musik tersebut.

Syair lagu “Mantan Toxic” ditulis Eko Saputra Poceratu. Musik digarap Mickhen Leinussa di T’nesse Studio, sedangkan produksi video dikerjakan Rocky Tahapary.

Shoting video di SMK Negeri 1 Ambon melibatkan sejumlah siswa SMK, antara lain Christo Pattinasarany, Geradline Wattimena, dkk. Pilihan remaja SMK, menurut Eko, sesuai tema lagu cinta remaja. Bintang klip Christo Pattinasarany juga terlibat mengisi musik piano di Studio T’nesse.

Dalam sesi stori ringan-ringan tentang sastra dan musik, Rudi Fofid sebagai pemantik menyebutkan, keintiman sastra dan musik sudah sangat tua di dunia. Kitab suci Perjanjian Lama disebutnya terutama mazmur adalah bukti keintiman syair dan musik.

“Sastra dan musik tidak terpisahkan,” kata Rudi.

Menurut Rudi, Panitia Nobel di Norwegia pernah memberi Penghargaan Nobel Sastra kepada musisi Bob Dyllan, yang lagu-lagunya dinilai sangat sastrawi.

Dino Umahuk menyatakan ada banyak sekali lagu di Indonesia yang dikerjakan secara kolaboratif antara penyair dan musisi.

Menurut Dino, hubungan intim sastra dan musik dapat ditemukan dalam musik-musik Maluku. Banyak lagu Maluku digarap dari akar budaya Maluku.

“Album Beta Maluku oleh Molukka Hiphop Community, menggarap kapata asli Maluku,” kata Dino.

Videomaker Rocky Tahapary mengaku senang menggarap video musik ini. Walau baru kenal Eko and The Rua, ia menemukan chemistry bersama ketiga sosok tersebut

Eko, Filia, dan Marissa juga merasa nyaman bekerja dengan Rocky Tahapary, Mickhen Leinussa dan seluruh tim.

Beberapa penanggap dalam diskusi di Kafe Basudara memberi apresiasi positif terhadap “mantan toxic”. Mereka berharap Eko And The Rua bisa memproduksi karya berikut lagi.

LIRIK MANTAN TOXIC

(Lirik Eko Saputra Poceratu
Vokal Eko and The Rua)

Beta rasa, ini saatnya
se barenti, lupakan dirinya
sudah cukup, cukup sudah
galau jua ada batasnya

buka itu, mata hati
cinta itu dari hati
cukup jua stengah mati
masa muda katong nikmati

lebe bae se patah cengkeh
daripada patah hati
hapus itu aer mata
putus cinta itu biasa

lebe bae bale papeda
daripada mantan
mantan toxic, stop bausik
beta sudah lebe bae

kalo mantan minta bale
suruh dia lakas bale
jalang putar atau lurus
asal jangan coba modus

beta rasa, ini saatnya
se berkarya, jadi cahaya
hidup cuma satu kali
jangan bodoh dua kali
(Maluku.news)

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments