Tual, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual menjamin ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau menjelang bulan suci Ramadan 1446 H. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), langkah-langkah strategis telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat yang diperkirakan meningkat hingga 30 persen.
Kepala Disperindag Kota Tual, Darnawaty Amir, mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan perusahaan pelayaran untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, mengingat sebagian besar pasokan berasal dari luar daerah.
“Distribusi yang lancar sangat penting agar tidak terjadi kelangkaan. Kami sudah pastikan kapal pelayaran langsung seperti rute Tual–Surabaya (Tanto) tetap beroperasi untuk menjamin kelancaran pasokan,” ujarnya di Tual, Selasa (18/2/2025).
Ia menyebutkan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap distributor utama untuk menjamin ketersediaan komoditas seperti beras, gula pasir, minyak goreng, serta bahan pangan segar seperti cabai, tomat, dan sayuran lainnya.
Darnawaty mengakui sebagian komoditas, seperti cabai dan tomat, tersedia dari produksi lokal namun belum mencukupi kebutuhan konsumsi Kota Tual dan Maluku Tenggara. Karena itu, pasokan dari luar daerah masih sangat diperlukan.
Mengenai komoditas perikanan, ia menyebutkan fluktuasi harga sempat terjadi akibat cuaca buruk yang mengganggu aktivitas nelayan. Namun, membaiknya kondisi laut diperkirakan akan menstabilkan harga ikan seperti tongkol, baronang, kakap, mubara, dan layang dalam waktu dekat.
Untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat, Pemkot Tual telah menyiapkan sejumlah skema subsidi, termasuk subsidi bahan pokok berisiko tinggi dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) seperti beras dan gula pasir. Selain itu, pemerintah juga akan menggelar pasar murah menjelang Idul Fitri dan program Gerakan Pangan Murah bersama Dinas Ketahanan Pangan.
Terkait pasokan protein hewani, Disperindag memastikan stok ayam beku maupun segar mencukupi, sementara konsumsi daging sapi dinilai masih relatif rendah, namun tetap tersedia melalui jalur distribusi resmi.
Untuk kebutuhan energi rumah tangga, Pemkot Tual juga telah mengajukan penambahan kuota minyak tanah sebesar 200 ton, guna memastikan kelancaran distribusi selama bulan Ramadan.
“Kami optimistis dengan koordinasi lintas sektor yang telah dilakukan, seluruh kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi secara lancar dan stabil,” tegas Darnawaty.




