Ambon, Maluku.news – Sebanyak 1.199 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama tahun 2025. Jumlah ini hampir menyentuh total kuota formasi yang tersedia sebanyak 1.202 posisi.
Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya, menyampaikan bahwa dari total kuota tersebut, terdiri atas: 1.117 formasi tenaga teknis, 83 formasi guru, 2 formasi tenaga kesehatan
“Yang dinyatakan lulus sebanyak 1.199 orang, terdiri dari 1.114 tenaga teknis, 83 guru, dan 2 tenaga kesehatan. Ada 3 orang yang tidak memenuhi kriteria,” ujar Kaya dalam keterangan pers di Ambon, Selasa (7/1/2025).
Kaya menambahkan, seleksi tahap kedua masih akan dibuka untuk mengisi 987 formasi kosong, dari total kuota lanjutan sebanyak 1.157 posisi. Rinciannya: 1.073 tenaga teknis, 82 tenaga pendidikan, 2 tenaga kesehatan
Menurutnya, tahap kedua akan difokuskan untuk mengakomodasi tenaga honorer yang belum lolos, dengan tetap mengacu pada kriteria kelayakan administrasi dan pendataan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Yang paling penting adalah seluruh calon PPPK harus sudah terdata dalam sistem BKN. Bagi yang belum terdata, belum bisa kami ambil keputusan akhir. Namun kami akan berupaya mencari solusi agar tidak terjadi pemutusan kerja sepihak,” tegasnya.
Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penyelesaian tenaga honorer secara bertahap sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Proses seleksi selanjutnya akan terus dikawal secara transparan, dengan melibatkan koordinasi antara OPD, BKN, dan Kementerian terkait.




