
Ambon, Maluku.news – Ambon Sailing Community (ASC) terus bergerak menjajaki kerja sama internasional. Kali ini, dengan mendatangi markas Royal Queensland Yacht Squadron (RQYS) di Brisbane, Senin (11/11).
Skuadron RQYS didirikan tahun 1885 atau berusia 139 tahun. Banyak anggotanya terjun di olimpiade sejak 1956. Saat ini, RQYS dipimpin CEO Karen Balwin.
Di Markas RQYS, CEO Karen Balwin dan staf RQYS Glen Scoot menerima Ketua ASC Nico Tulalessy. Tulalessy yang tercatat sebagai alumnus Australia Award, datang bersama Dr Branckly Picanussa dan Murray Kelman. Picanussa adalah Pembantu Direktur III Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, sedangkan Murray adalah anggota ASC di Australia.
Dalam pertemuan itu, Tulalessy menjelaskan kegiatan-kegiatan ASC dan Moluccan Jukulele Leaders (MJL) di Maluku. Tulalessy pun bermain jukulele sedangkan Branckly Picanussa memainkan sanetphone gaba-gaba. Pertunjukan kecil itu dilakukan untuk memperkenalkan Bengkel Music Balaga milik Picanussa kepada pihak RQYS.
CEO RQYS Karen Balwin mengaku senang atas kunjungan Tulalessy, Picanussa, dan Murray.
“Anda membawa suasana baru di RQYS,” ujar Karen.
Karen pun menyatakan senang bisa berkolaborasi dengan ASC untuk mendukung pariwisata di Maluku, dan mungkin juga untuk hal lain. Karen mempersilahkan Tulalessy melakukan promosi pariwisata Maluku di RQYS.
Tulalessy menyampaikan kerinduan meningkatkan relasi people to people antara Maluku dengan Queensland khususnya Brisbane, Sunshine Coast, dan Sidney.
Dalam pertemuan itu, tercapai kesepakatan antara lain ASC boleh melakukan promosi pariwisata yang disebut Tulalessy sebagai Moluccan Culture Day di RQYS.
Karen Balwin menyambut baik gagasan Moluccan Culture Day. Dia menyebutkan, ASC boleh membawa tim dari Maluku baik musisi, penari, dan juga kuliner untuk ditampilkan di RQYS.
“Melalui Moluccan Culture Day, anda bisa lebih memperkenalkan Maluku dan kekayaan budayanya kepada para Member RQYS yang memiliki marina yang besar dan yacht sangat banyak sehingga bisa berlanjut ke ajang Sailing ke Maluku.
DUKUNGAN KJRI SYDNEY
Hasil pertemuan ini telah disampaikan Tulalessy kepada pihak Australian Awards di Jakarta dan Konjen Australia di Makasar. Menurut Tulalessy, kedatangannya bersama Picanussa sangat didukung KJRI Sydney yang membawahi kota-kota di Queensland.
“Peran KJRI Sidney dalam hal ini Konsul Pensosbud Pak Andos Tobing dan Pak Theopilus sangat penting sebagai bentuk kehadiran Negara untuk membantu kami di Indonesia timur,” ujar Tulalessy.
Konsul Pensosbud Andos Tobing dalam komunikasi dengan Tulalessy, menyatakan dukungan KJRI Sydney terhadap upaya yang dilakukan ASC.
“Kami mengapresiasi dan mendukung upaya yang sedang dikerjakan oleh Ketua Ambon Sailing Community, Bapak Nico Tulalessy, terutama dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata di Maluku,” ungkap Tobing.
Lewat komunikasi dan koordinasi dengan KJRI Sydney, kata Tobing, hal ini juga menjadi cerminan keinginan dan upaya Pemerintah Daerah Maluku untuk terus memperkenalkan Indonesia, khususnya Kawasan Timur Indonesia, kepada masyarakat internasional.
“Kemajuan sektor pariwisata tentunya akan berdampak luas terhadap masyarakat Maluku, tidak hanya menggerakan roda perekonomian tetapi juga sosial dan budaya, serta mempererat people-to-people connection antara Indonesia dan Australia,” pungkas Tobing.
Sementara itu, Tulalessy menyebutkan, ASC telah menjadi mitra Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dinas Pariwisata Kota Ambon, dan Balai Pelestarian Budaya Provinsi Maluku. Sejauh ini, instansi tersebut sangat mendukung kiprah ASC.
“Kejayaan Maluku hanya bisa tercapai kalau semua pihak bisa bersinergi, baik ASC, pemerintah daerah, maupun para pelaku usaha di Maluku,” pungkas Tulalessy. (Maluku.news)




