BerandaParlementariaYampap Tuding Oni Tuhenai Gelapkan Dana Kerjasama dengan DPRD Provinsi Maluku

Yampap Tuding Oni Tuhenai Gelapkan Dana Kerjasama dengan DPRD Provinsi Maluku

Ambon, Maluku.news – Direktur PT Radar Maluku News, Thomas Yampap yang membawahi media Tabloid Radar Maluku, mengungkapkan adanya dugaan penggelapan dana yang diduga dilakukan oleh Oni Tuhenai, terkait kerja sama pemberitaan kegiatan DPRD.

Menurut Yampap, perjanjian kerjasama tersebut telah disepakati antara dirinya dan pihak DPRD Provinsi Maluku untuk mempublikasikan berbagai kegiatan dewan selama satu tahun.

“Semua kegiatan dewan telah diekspos dan dibukukan sebagai laporan pertanggungjawaban,” kerjasama dengan pihak DPRD Provinsi Maluku dilakukan sesuai surat masuk untuk kerjasama pemberitaan,” ujarnya di Ambon, Kamis (26/09/2024).

Yampap mengungkapkan ketika tiba saatnya untuk mencairkan dana hasil kontrak kerja sama, ternyata uang tersebut telah diambil oleh Oni Tuhenai tanpa sepengetahuan dirinya sebagai pemilik perusahaan. “Ini sangat mengejutkan, Oni Tuhenai bukan bagian dari perusahaan dan tidak pernah terlibat dalam peliputan. Namun, dia mengambil uang yang bukan haknya,” ujar kesalnya.

Yampap juga menduga adanya kolusi antara pegawai DPRD dengan Oni Tuhenai dalam mencairkan anggaran tersebut, yang menurutnya termasuk dalam kategori kejahatan kerah putih atau white-collar crime.

Dijelaskan Yampap, selama periode Januari hingga September, PT Radar Maluku News terus menjalankan kewajibannya berdasarkan kesepakatan dengan DPRD. sementara Oni Tuhenai tidak memiliki dasar untuk kerjasama dengan DPRD Maluku dan tidak pernah menyampaikan laporan hasil liputan, tiba-tiba mencairkan dana tersebut.

“Sungguh tindakan ini seperti petir di siang bolong. Ini adalah pengelabuan yang dilakukan dengan sangat dingin. Pegawai DPRD Provinsi Maluku seharusnya jujur dan teliti dalam menangani persoalan seperti ini, agar tidak terjadi kekeliruan yang dapat merusak kepercayaan,” tandasnya.

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments