Ambon, MALUKU.News – Meskipun masih dilanda pandemi Covid-19, namun aktivitas pembangunan di Maluku tetap berjalan baik.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provnsi Maluku Antonius Lailosa, di ruang kerjanya, Jumat (18/2/2022).
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa meski di tengah keadaan Maluku yang baik atau stabil akibat Covid-19 tetapi pembangunan di Maluku kerap membaik,” ucapnya.
Dikatakan Antonius, berdasarkan data statistik angka kemiskinan di daerah ini juga menurun.
Selain itu, terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar sebesar 6,93 persen.
Sebaliknya, terjadi pertumbuhan ekonomi positif selama dua bulan berturut-turut.
“Terjadi penurunan persentase setelah 10 tahun dimana saat ini mengalami penurunan drastis. Sementara di sisi lain, terjadi perbaikan sumber daya manusia pada bidang pendidikan, kesehatan serta lainya,” kata mantan Kepala Bapenda Maluku ini.
Lailosa mengatakan, walaupun indeks pembangunan membaik namun pihaknya tetap melakukan evaluasi atas hasil yang dicapai.
Lanjutnya, keputusan Gubernur Maluku dengan membentuk Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) merupakan langkah positif guna memajukan daerah.
Hal ini di karenakan komunikasi yang terus dijalin dengan Pemerintah pusat guna memperoleh dana pembangunan daerah.
Untuk itu, keadaan Maluku yang baik ini perlu dipertahankan serta ditingkatkan.
“Indeks pembangunan manusia tahun 2021 sebesar 69,71 persen meningkat 0,32 persen dibandingkan tahun lalu. Maka itu, kita patut bersyukur karena semua sudah baik. Dan seluruh masyarakat Maluku untuk menjauhkan diri dari tindakan yang tidak terpuji,” pungkasnya.




