AMBON, Maluku.News— Pasien peserta BPJS yang berobat ke RSUD dr. M. Haulussy kini tidak lagi perlu membeli obat maupun mencari kebutuhan darah sendiri. Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Direktur RSUD dr. M. Haulussy, dr. Winny Natacia Leiwakabessy, Sp.PA, M.Kes., menyusul kunjungan Wakil Gubernur Maluku pada Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan tepat setelah mencuatnya sejumlah laporan terkait pelayanan di rumah sakit. Direktur menilai kehadiran Wakil Gubernur adalah bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Maluku yang tidak menunggu, melainkan langsung turun ke lokasi melihat keadaan secara langsung.
“Ini bukan sekadar kunjungan. Ini perhatian serius yang memberi semangat baru bagi kami — tenaga kesehatan, manajemen, maupun para pasien yang disapa dan diberi penguatan semangat langsung oleh Beliau,” ujar Leiwakabessy.
Ia menegaskan, bagi seluruh pasien BPJS yang mendapat pelayanan di RSUD dr. M. Haulussy, tidak ada lagi pungutan atau biaya tambahan apa pun. Obat-obatan tersedia di rumah sakit, serta kebutuhan darah juga sudah menjadi tanggung jawab rumah sakit , tidak perlu lagi dicari atau dibeli sendiri oleh pasien maupun keluarga.
“Kami tegaskan, semua pasien BPJS yang masuk ke sini tidak ada iuran tambahan. Tidak ada lagi yang beli obat ke luar. Tidak ada lagi yang cari darah sendiri. Itu sudah menjadi komitmen kami,” tegasnya.
Leiwakabessy juga memastikan rumah sakit telah dilengkapi peralatan yang cukup lengkap serta didukung tenaga medis yang kompeten dan berdedikasi. Rumah sakit ini, katanya, adalah milik masyarakat Maluku , tempat di mana setiap orang berhak mendapat pelayanan terbaik.
“Pasien datang membawa harapan untuk sembuh. Tugas kami melayani sepenuh hati, meringankan penderitaan mereka. Jika ada kekurangan, sampaikanlah kritik yang membangun akan kami terima dengan terbuka. Mari kita jaga rumah sakit ini bersama,” ajaknya.
Direktur berharap masyrakat Maluku tetap memberikan kepercayaan kepada RSUD dr. M. Haulussy sebagai rumah sakit kebanggaan dan tempat utama pelayanan kesehatan warga Maluku.


