Ambon, Maluku.news — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, memastikan pemantauan keamanan dilakukan secara intensif sejak malam takbiran hingga pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Ambon.
Pemerintah Kota Ambon bersama aparat keamanan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengawasan guna menjaga situasi tetap aman dan tertib.
“Melalui Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease bersama seluruh unsur Forkopimda, kami melakukan pemantauan untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” kata Bodewin saat mengikuti video conference pemantauan kamtibmas di Gong Perdamaian Dunia Ambon, Jumat (20/3/2026).
Selain mengimbau warga merayakan malam takbiran secara tertib dan damai, Wali Kota juga mengajak masyarakat menjaga keamanan saat umat Islam melaksanakan salat Idulfitri.
“Pastikan seluruh umat Islam dapat merasakan kenyamanan dalam melaksanakan salat Idul Fitri dan merayakan hari kemenangan,” ujarnya.
Kegiatan video conference tersebut turut diikuti Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama unsur Forkopimda Provinsi Maluku.
Pemantauan situasi keamanan ini juga melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dari Jakarta, merujuk pada surat telegram Kapolri Nomor STR/62/III/OPS.1.1./2026 tertanggal 16 Maret 2026.
Di kesempatan yang sama, Gubernur menjelaskan pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus memantau kondisi di sejumlah wilayah di Maluku, khususnya menjelang malam takbiran dan pelaksanaan salat Idulfitri.
“Kami baru saja mengikuti vicon dengan Kapolri dan Panglima TNI untuk memantau situasi persiapan malam takbiran dan pelaksanaan salat Id,” jelasnya.
Menurutnya, hasil pemantauan melalui layar monitor menunjukkan situasi di Ambon berlangsung aman dan kondusif. Ia pun mengapresiasi kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan yang ditetapkan aparat keamanan.
“Saya lihat masyarakat Kota Ambon cukup disiplin. Kita bersyukur malam takbiran ini bisa berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap kondisi tersebut tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri berakhir. Masyarakat dipersilakan merayakan dengan penuh suka cita, namun tetap dalam koridor aturan.
“Malam takbiran hanya setahun sekali. Warga boleh bergembira, yang penting tetap tertib dan sesuai aturan,” harapnya.
Pertemuan daring itu juga diikuti Kapolda Maluku Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Putranto Gatot Sri Handoyo, Kabinda Maluku R. Harys Mahhendro, Dankoarmada IX Hanarko Djodi Pamungkas, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.




