Ambon, Maluku.news – Kota Ambon siap menjadi pusat perhatian Provinsi Maluku sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI, yang akan berlangsung pada 17–19 Februari 2025. Seluruh rangkaian lomba akan dipusatkan di Gedung Kebudayaan Provinsi Maluku, kawasan Karang Panjang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pesparawi XI. Ia menegaskan bahwa semua persiapan teknis telah dimatangkan guna menyambut ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Maluku.
“Ini bukan hanya ajang lomba. Pesparawi adalah ruang membangun persaudaraan, memperkuat iman, dan menunjukkan kualitas seni paduan suara gerejawi yang luar biasa dari Maluku,” ujar Sapulette kepada wartawan, Rabu (5/2/2025).
Sapulette menjelaskan, sempat ada dua lokasi yang dipertimbangkan untuk pelaksanaan lomba, yakni Gedung RRI Ambon dan Gedung Kebudayaan, namun setelah mempertimbangkan efisiensi dan kenyamanan peserta, panitia memutuskan untuk memusatkan seluruh kegiatan di satu tempat.
“Ini keputusan strategis. Dengan memusatkan semua kegiatan di Gedung Kebudayaan, kami bisa menjamin teknis lomba berjalan lancar, efisien, dan lebih fokus,” ujarnya.
Para kontingen peserta dijadwalkan tiba di Kota Ambon paling lambat 15 Februari 2025, walaupun beberapa daerah sudah lebih dulu mengirimkan tim mereka. Antusiasme dan semangat dari peserta mulai terasa di sejumlah titik di Kota Ambon.
Sapulette berharap Pesparawi XI ini tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momen memperkuat tali persaudaraan dan pelayanan umat melalui musik gerejawi.
“Kami ingin Pesparawi ini menjadi berkat, bukan hanya bagi peserta, tapi juga bagi masyarakat Kota Ambon sebagai tuan rumah. Semangat ini harus kita jaga bersama,” tutupnya.
Pesparawi XI mengusung tema “Bernyanyilah Bagi Tuhan Sebagai Orang yang Diselamatkan” dan diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, seni budaya, dan kohesi sosial antar umat Kristen di Maluku. Selain itu, ajang ini juga mempertegas posisi Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia yang terus memadukan iman, harmoni, dan budaya.




