Ambon, Maluku.news – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam rangka Pidato Perdana Gubernur Maluku berlangsung di Gedung Dewan Karangpanjang Ambon, Rabu (5/3) petang ini. Suasana kultural mewarnai kegiatan tersebut.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa didampingi Ny Maya Lewerissa sedangkan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath didampingi Ny Rohani Vanath. Rombongan kepala daerah bersama Forkompimda memasuki ruang rapat utama DPRD Provinsi Maluku tepat pukul 17.00 WIT. Paduan suara nan merdu menyambut kedatangan rombongan dengan lagu “Oh Maluku” gubahan musisi legendaris George de Fretes.
Hadirin yang penuh sesak di ruang rapat utama nampak terpana mendengar dua bahasa sekaligus. Dua pewara perempuan silih berganti menyapa hadirin dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Kei.
Gubernur Lewerissa dan Wagub Vanath disapa sebagai Dir U Ham Wang. Ny Maya Lewerissa dan Ny Rohani Vanath disapa Nen Dit. Kedua pewara terus memandu acara demi acara dalam dwi bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Kei.
Rapat dimulai dengan penandatanganan berita acara Serah Terima Jabatan. Penandatanganan dilakukan Plt Sekda Maluku Sadli Ie, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun, dan Direktur Produk Hukum Daerah Dirjen Otda Dra Imelda MAP mewakili Mendagri.
Setelah membuka rapat, Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun mengundang Gubernur Lewerissa menyampaikan pidato perdananya di hadapan para anggota DPRD, dan para undangan.
Ihwal penggunaan Bahasa Kei oleh kedua pewara akhirnya tertungkap ketika Watubun hendak menutup rapat. Menurut Watubun, penggunaan Bahasa Kei tersebut memang sengaja dilakukan atas permintaan Gubernur Lewerissa.
“Gubernur sendirilah yang meminta penggunaan Bahasa Kei. Mungkin karena Ketua DPRD Maluku orang Kei,” ungkap Watubun.
Watubun akhirnya menutup seluruh rangkaian rapat dengan mengutip dua peribahasa Kei. Pertama, foing fo kud ain mehe, fau fo banglu watu. Kedua, U welwel, ai rangrang. Kedua peribahasa sangat populer di Kei, berisi pesan agar bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan, serta keteladanan para pemimpin. (Maluku.news)




