AMBON, Maluku.news.com – tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Ketujut pejabat yang dilantik Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Jumat (19/12/2025) di balai kota, masing-masing Henly Claudya Simatauw sebagai Kepala Dinas Perikanan; Alfian Lewenussa sebagai Sekretaris DPRD Kota Ambon; Herman Semmy Tetelepta sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan; dr. Johan Stefanus Norimarna sebagai Kepala Dinas Kesehatan; Marsia Mulan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Siegers Vebyana sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM; serta Frits Raimond M. Tatipikalawan sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi terbuka JPTP yang telah mengantongi rekomendasi Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pengangkatan dan pemberhentian pejabat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 6945 Tahun 2025 yang diterbitkan pada hari yang sama.
“Dengan pelantikan ini, pada awal tahun 2026 seluruh OPD sudah dipimpin pejabat definitif, tidak lagi Pelaksana Tugas (Plt), sehingga kewenangan pengambilan keputusan bisa berjalan maksimal,” ujar Wattimena.
Ia menambahkan, mulai 2026 para pejabat sudah memiliki kewenangan penuh dalam mengelola OPD masing-masing, namun tetap dituntut membangun koordinasi lintas sektor secara solid.
“Di tahun depan, saudara-saudara sudah memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan, tentu dengan tetap menjaga koordinasi yang baik,” katanya.
Wattimena juga mengingatkan, tantangan kinerja pada 2026 dipastikan semakin kompleks, terutama dengan adanya kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang berpotensi memengaruhi realisasi program pembangunan.
“Kita harus mampu beradaptasi di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, namun tetap memastikan roda pembangunan berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota mengungkapkan rencana seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota Ambon yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Januari 2026. Seleksi tersebut akan dibuka bagi seluruh aparatur sipil negara yang memenuhi persyaratan.
Menurut Wattimena, proses pengangkatan pejabat pimpinan tinggi definitif memang membutuhkan tahapan panjang, mulai dari asesmen Kementerian Dalam Negeri, seleksi panitia, hingga pertimbangan teknis BKN.




