Ambon, MALUKU.News – Insiden ditelantarkannya pasien jantung, dampak dari kebijakan sepihak Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy, Ambon, minggu (16/01/2022), disikapi langsung DPRD Maluku.
Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Andi Munaswir, dikonfirmasi di Ambon, Senin (17/01/2022), menyesali peristiwa ditelantarkannya pasien jantung di RSUD Haulussy. Untuk itu, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban pihak RSUD Haulussy terhadap persoalan dimaksud.
“Kita sudah agendakan pemanggilan Dinkes dan RSUD Haulussy terkait hutang piutang pihak Farmasi. Sekalian nanti saya tanyakan untuk meminta pertanggungjawaban Dirut,”ungkapnya.
Andi mengakui, manajamen RSUD Haulussy saat ini amburadul. Hal itu dibuktikan dalam rekomendasi yang nantinya akan disampaikan kepada Gubernur dalam rapat paripurna nantinya.
“Banyak sekali persoalan disana, Memang manajemen di Haulussy nih amburadul,”tandasnya
Andi mengakui, dalam rekomendasi dimaksud juga meminta Gubernur untuk mengevaluasi kinerja Plt Dirut RSUD Haulussy.
“Untuk desakan evaluasi terhadap kinerja Dirut RSUD Haulussy dengan sendirinya sepertinya ada,”pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini saat puluhan pasien jantung mendatangi RSUD Haulussuy untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Namun kedatangan pasien didominasi usia lanjut dari pukul 07.00-11.00 WIT tidak mendapatkan pelayanan kesehatan apapun.




