Ambon, MALUKU.News – Sebanyak Satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Brimobda Polda Maluku dan Satu SST BKO PAM Rahwan TNI Arhanud dikerahkan untuk mengamankan konflik antara negeri tetangga Ori – Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Izack Leatemia menyatakan, seluruh pasukan baik TNI dan Polri telah bertolak dari Dermaga Sped Boat Mamokeng menuju Pulau Haruku.
“Sekitar Pukul 09.45 Wit menggunakan 2 buah Kapal Polairud Polda Maluku dan 2 Buah Speed Boat mengangkut satu SST Brimobda Polda Maluku, satu SST BKO Pam Rahwan TNI Arhanud,”ungkapnya di Ambon, Rabu (26/01/2022).
Leatemia menambahkan, aparat gabungan itu dipimpin Kapolresta P. Ambon & P. P Lease Kombespol Raja Arthur L.Simamora, bersama Dandim 1504/ Ambon, serta Danyon BKO Pam Rahwan Arhanu.
Sekedar diketahui, konflik sosial Ori – Kariuw terjadi menyusul terjadinya pembacokan terhadap salah satu pemuda Kariuw, Junaedi Leatomu di Ori, sekira pukul 18.15 Wit, Selasa (25/1/2022).
Pasca terjadinya pembacokan, berselang 10 menit sempat terdengar ledakan bom tepatnya pukul 18.25 Wit, menyebabkan terjadinya konsentrasi massa.




