Selasa, Maret 3, 2026
Google search engine
BerandaHeadlineGerakan Sayang Maluku Tuntut Pecat Anggota TNI AL Michael Lam Junius

Gerakan Sayang Maluku Tuntut Pecat Anggota TNI AL Michael Lam Junius

Ambon, Maluku.News – Koordinator Gerakan Sayang Maluku (GSM) Yani Salampessy mendesak proses hukum yang benar dan adil terhadap oknum anggota TNI AL Serda Michael Lam Junius. Oknum tersebut diduga kuat melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan Wajir Ali Tuankotta (24) meninggal dunia.

“Kami mendesak proses hukum yang benar dan adil terhadap oknum Anggota TNI AL Michael Lam Junius yang telah menyebabkan saudara kami, Wajir Ali Tuankotta, meninggal dunia. Kami minta oknum tersebut dipecat dari TNI AL,” kata Yani Salampessy di Ambon, Senin (5/1/2026).

Menurut Salampessy, tindakan Serda Michael sangat tidak profesional dan merusak citra korps TNI Angkatan Laut. Selain itu, tindakannya yang berlebihan telah menyebabkan korban jiwa. Sebab itu, Salampessy berharap sidang etik maupun persidangan militer menjatuhkan hukuman maksimal kepada Michael.

Wajir Ali Tuankotta lahir di Tangerang, 12 Januari 2001. Sehari-hari bekerja sebagai Buruh Harian Lepas. Diketahui, dia tinggal di Jalan Margonda Raya RT 002/ RW 008 Kelurahan Pondok Cina Kecamatan Beji Kota Depok.

Hari itu, Jumat (2/1/2026) dini hari, Wajir Ali Tuankotta dengan temannya Dede Naigrata, seorang tukang parkir, berada di Gang Swadaya Emas RT. 004/001 Kelurahan Sukatani Kecamatan Tapos Kota Depok.

Tiba-tiba, datanglah Michael Lam Junius, oknum Anggota TNI AL. Michael curiga Wajir dan Dede sedang mencari narkoba di wilayah tempat tinggalnya. Michael mengajukan beberapa pertanyaan namun Wajir mengelak. Meskipun tidak ditemukan bukti narkoba pada Wajir maupun Dede, Michael langsung memukul dan menyabet Wajir dan Dede pakai selang ke arah badannya.

Michael Lam Junior dengan Ketua RT Kuswara dan warga kemudian membawa Wajir dan Dede ke Polsek Cimanggis. Namun melihat kondisi kedua korban, polisi langsung mambawa keduanya ke RS Brimob Kelapa Dua, Depok. Ternyata, korban Wajir sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut keterangan Ketua RT Kuswara, korban dianiaya oleh Michael dengan cara disabet pakai selang dan dibakar pada bagian kemaluan, dipukuli dengan menggunakan tangannya. Alasannya, saat korban ditanyakan oleh Michael, korban tidak kooperatif.

Michael sendiri mengakui awalnya mengamankan satu orang laki-laki tidak dikenal yakni Wajir Ali Tuankotta. Dia curiga Wajir sedang mencari narkoba. Michael mengaku menanyakan kepada korban namun saat itu korban mengelak dan dirasa tidak koperatif.

Michael juga mengaku kembali mengamankan Dede Naigrata. Ketika ditanyakan, juga tidak koperatif. Akibatnya, Michael melakukan tindakan berupa pemukulan dan menyabet menggunakan selang ke arah badannya.

Istri Wajir, Ulfa Wailissa diketahui telah melaporkan kematian suaminya yang dinilai tidak wajar ke Polres Metro Depok.

Secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI Al Laksamana Pertama Tunggul membenarkan adanya tindakan berlebihan yang dilakukan Serda Michael. TNI AL melalui Polisi Militer Kodal III sudah mengamankan Serda Michael. Berkas perkara dari Polsek Cimanggis juga sudah diterima. Michael saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif dalam proses hukum militer.

 

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments